Kalayudha Foundation: Membangun Dampak di Luar Ventura

Ada persoalan yang tidak punya model bisnis. Kalayudha Foundation berdiri pada Maret 2025 untuk mengerjakan persoalan-persoalan itu — sayap nirlaba yang membawa disiplin operasional yang sama seperti ventura kami ke ranah pendidikan, akses kesehatan, dan pendanaan berkelanjutan.
Kenapa venture builder perlu yayasan
Kalayudha membangun perusahaan, dan perusahaan kuat pada persoalan yang solusinya bisa dibayar seseorang. Perusahaan jauh lebih lemah pada celah sebelum titik itu: pekerja yang butuh pelatihan bersertifikat sebelum pekerjaan legal di luar negeri bahkan mungkin, komunitas yang butuh skrining yang tak akan disponsori pemberi kerja mana pun, program yang kehabisan dana begitu siklus hibah berakhir. Yayasan ini hadir untuk bekerja di celah tersebut — dan bekerja di sana dengan infrastruktur klinis, digital, dan operasional yang sudah dijalankan portofolio.
Tiga program
- IEGS — Indonesia Education Global Services. Jalur legal yang disiapkan dengan benar untuk belajar dan bekerja di luar negeri, mencakup delapan negara tujuan. Sekitar 295.000 orang Indonesia berangkat bekerja ke luar negeri setiap tahun, dan terlalu banyak yang lewat jalur tanpa perlindungan apa pun. Pelatihan bahasa, sertifikasi, dan dokumen adalah yang membedakan kedua jalur itu.
- Inisiatif lapangan. Skrining kesehatan dan pelatihan keterampilan bersama perusahaan portofolio dan mitra komunitas, di tempat yang hambatannya biaya, bukan kemauan. Angka stunting anak di Indonesia masih berada di 21,5 persen.
- Dana abadi. Endowment berbasis syariah agar program dibiayai imbal hasil, bukan menunggu hibah berikutnya. Potensi dana abadi nasional yang belum tergarap ditaksir sekitar Rp180 triliun per tahun.
Kalayudha Impact: 1.000+ pelatihan dan lapangan kerja
Kalayudha Impact adalah sayap pelaksana. Program General Service-nya — bersama Cita Bersih Indonesia (Satu Langkah) dan CleanSheet, didukung Education Aid International — membuka lebih dari 1.000 kursi pelatihan dan lapangan kerja. Pelatihan lebih dulu, penempatan menyusul, sehingga sertifikasi dan pekerjaan datang bersamaan, bukan terpaut bertahun-tahun.
Kemitraan yang membuat jalurnya nyata
Dua kemitraan memperkuat pipeline di balik IEGS: pelatihan bahasa dan sertifikasi bersama Makara UI Academy, serta pelatihan dan penempatan ke Jepang bersama Wasaida Homare Indonesia. Di sisi kesehatan, kerja sama antara Plebo dan Brawijaya Hospital Tangerang yang didukung Kalayudha memperkuat hubungan pasien dengan layanan rumah sakit di wilayah tersebut.
Premisnya cukup satu kalimat: setiap orang berhak atas kesempatan, kesehatan, dan masa depan yang layak dibangun. Ventura bisa memikul banyak bagian dari pekerjaan itu, tetapi tidak semuanya dan tidak untuk semua orang — karena itulah bagian ini harus dibangun secara sengaja.



