Lewati ke konten
Kalayudha
Kembali ke Berita

IEGS Diluncurkan: Jalur Resmi Menuju Peluang Global

Kabar Perusahaan29 Agustus 2026 · News Kalayudha · 2 menit baca
Bagikan:WhatsAppLinkedIn
IEGS Diluncurkan: Jalur Resmi Menuju Peluang Global

Jakarta — IEGS (Indonesia Education Global Services) resmi diluncurkan: platform kesiapan global yang membantu kandidat Indonesia menempuh jalur resmi ke luar negeri — untuk kuliah, beasiswa, maupun kerja berlisensi. Platform ini dibangun bersama Kalayudha Foundation dan Indonesia Scholarship Center, dengan semangat “From Indonesia to the world.”

Ukur dulu, baru melangkah

Semua dimulai dari asesmen — bukan dari jualan program. Kandidat mengisi asesmen kesiapan sekitar sepuluh menit, gratis, dan langsung mendapat Global Readiness Score: potret kesiapan bahasa, dokumen, finansial, dan tujuan, berikut rekomendasi jalur yang paling masuk akal untuk kondisinya. Dengan begitu, kandidat tahu posisinya sebelum mengeluarkan uang sepeser pun — dan program persiapan yang ditawarkan dipetakan dari hasil asesmen, bukan tebak-tebakan.

Tiga jalur, semuanya resmi

Jalur kerja menyalurkan kandidat hanya lewat mitra penempatan berlisensi, dengan tujuan yang dipublikasikan platform ini antara lain Jepang, Korea, Australia, Jerman, dan Selandia Baru. Jalur kuliah dan beasiswa menggabungkan mentoring beasiswa dengan koneksi ke universitas — didukung ekosistem Indonesia Scholarship Center. Ada pula IEGS Edutrip, kunjungan kampus untuk mengenal tujuan studi secara langsung.

Program persiapannya dibuat terjangkau — mulai ratusan ribu rupiah — supaya langkah pertama tidak berat: mentoring beasiswa, penguatan bahasa, sampai kesiapan kerja.

Suasana pameran beasiswa yang diikuti IEGS

Dana abadi talenta untuk yang belum mampu

IEGS juga menjalankan dana abadi talenta — beasiswa yang disponsori penderma untuk kandidat berpotensi yang terkendala biaya, supaya jalur resmi ke peluang global tidak hanya terbuka bagi yang mampu membayar persiapannya. Prinsipnya sederhana: yang diukur kesiapan dan potensi, bukan tebal dompet.

Sesi pelatihan caregiver di ekosistem IEGS

Siapa di baliknya

IEGS lahir dari dua ekosistem yang saling melengkapi. Dari sisi Kalayudha, co-founder Hendarsyah Aditya Saptari — Executive Director Kalayudha Foundation — membawa disiplin operasional dan jaringan komunitas grup. Dari sisi beasiswa, co-founder Agung Adhityawarman membawa pengalaman Indonesia Scholarship Center membina ribuan pemburu beasiswa. Keduanya menyatukan dua hal yang jarang bertemu: akses ke peluang, dan pembinaan yang membuat kandidat benar-benar siap mengambilnya.

Mitra ekosistem

Di ekosistem IEGS ada mitra pelatihan dan penyaluran — termasuk Makara UI Academy, mitra strategis Kalayudha di sektor pendidikan, Wasaida Homare Indonesia, dan CleanSheet Indonesia — serta jaringan komunitas seperti Jaringan Beasiswa Indonesia. Jejaring ini yang membuat skor kesiapan tidak berhenti jadi angka: selalu ada langkah lanjutan yang jelas.

Diskusi kolaborasi ekosistem pendidikan IEGS

Bagian dari langkah grup di pendidikan

Bagi Kalayudha, IEGS melengkapi langkah grup di sektor pendidikan: Makara UI Academy menyiapkan kompetensinya, IEGS membuka jalur resminya, dan Kalayudha Foundation menjaga sisi dampaknya. Dari pelatihan sampai keberangkatan, semuanya di jalur yang bisa dipertanggungjawabkan.

Mulai dari asesmen gratisnya di iegsindonesia.com.

Punya pertanyaan?

Cerita saja rencana Anda. Kami balas cepat.